Akomodasi

OYO Luncurkan Fitur Check-In Tanpa Sentuhan

OYO Hotels and Homes menghadirkan fitur check-in tanpa sentuhan, bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat protokol kesehatan dan keselamatan.

Editor: Amalia Nurul F
Istimewa
Ilustrasi aplikasi OYO Hotels. 

TRIBUNTRAVEL.COMOYO Hotels and Homes, sebuah startup jaringan hotel dan rumah, menghadirkan fitur check-in tanpa sentuhan di Indonesia.

Inovasi ini bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat protokol kesehatan dan keselamatan para tamu dan staf hotelnya.

Para tamu kini dapat melakukan check-in dan aktivitas terkait melalui perangkat pintar mereka tanpa harus berinteraksi langsung dengan staf hotel.

Country Head OYO Hotels & Homes Indonesia, Eko Bramantyo menuturkan, seiring dengan meningkatnya permintaan, OYO terus berupaya memastikan pihaknya bersama mitra hotel menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan secara ketat di setiap properti.

“Kami juga secara proaktif berinovasi untuk mengubah pengalaman para tamu di hotel OYO menjadi lebih seamless dan contactless,” paparnya, Rabu (16/9/2020).

“Melalui fitur check-in terbaru ini, diharapkan dapat lebih memberikan rasa aman, tenang, dan nyaman bagi para tamu yang menginap di tengah pandemi ini,” sambungnya.

Pemanfaatan fitur check-in tanpa sentuhan ini sangat mudah.

Pada hari check-in, tamu akan menerima link melalui SMS, WhatsApp, atau banner contactless check-in di dalam aplikasi OYO untuk memasukkan dan melakukan proses verifikasi detail pemesanan.

Yakni dengan mengisi ID Pemesanan, tanggal check-in, data diri setiap tamu yang datang, serta foto KTP tamu.

Untuk memastikan proses check-in sudah selesai, tamu dapat mencari tanda ‘online check-in’ pada pemesanan.

Sesampainya di properti, tamu yang memesan lewat aplikasi OYO tidak perlu menyerahkan ID, cukup menunjukkan ID fisik mereka untuk diverifikasi secara digital melalui aplikasi oleh petugas resepsionis.

Sedangkan, bagi para tamu yang memesan melalui OTA atau kanal pemesanan lain, dapat melakukan check-in di tempat dengan memindai QR code yang terdapat di meja resepsionis, dan mengikuti petunjuk selanjutnya melalui perangkat pintar masing-masing.

Sejak diluncurkan pada bulan Juni lalu, saat ini sebanyak lebih dari 550 properti mitra OYO di Indonesia telah mengikuti pelatihan dan menerapkan protokol tersebut.

Sehingga telah mendapatkan label dan logo ‘Sanitized Stay’ di aplikasi OYO.

“Kami percaya bahwa dengan kerja sama yang baik dari para tamu dan mitra untuk terus menerapkan standar operasional tersebut, akan turut membangkitkan kembali gairah industri hospitality,” jelasnya.

Lanjutnya, berdasar data internal OYO, tingkat okupansi kini mulai menunjukkan tren positif dan meningkat sebanyak 70% dari titik okupansi terendah di bulan Mei 2020.

Setiap bulannya, tingkat okupansi berangsur naik sebesar rata-rata 20%, dengan 92% pemesanan selama pandemi dilakukan melalui kanal penjualan yang dikelola OYO seperti aplikasi, web, dan micro market selling OYO. (Tribun Jogja/Santo Ari)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved