35 Destinasi Wisata di Kabupaten Magelang Ini Telah Dibuka Kembali

Sebanyak 35 destinasi wisata di Kabupaten Magelang telah dibuka kembali karena telah mengantongi izin.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Rendika Ferri Kurniawan
Pengunjung menikmati pemandangan sunrise dan berswafoto di Punthuk Setumbu. 

TRIBUNTRAVEL.COM – Sebanyak 35 destinasi wisata di Kabupaten Magelang telah dibuka kembali.

Dibukanya kembali 35 destinasi tersebut karena telah mengantongi izin dari Pemkab Magelang dan Gugus Tugas.

Meski begitu, 35 destinasi ini harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat bagi pengunjung dan pengelola.

Destinasi yang telah buka yaitu Candi Borobudur, Pawon, Mendut, Ketep Pass, Bukit Rhema, Punthuk Setumbu, Gondopuro Wangi, Svargabhumi, Desa Bahasa Borobudur, Mangli Sky, Kyai Nogo Sosro, Punthuk Mangir Gunung Payung, Bukit Kembar, Gunung Sumbing, Telomoyo, Kidz Kreatif Playground.

Berikutnya ada Balkondes Ngadiharjo, Karanganyar, Wanurejo, Kembanglimus, Ngargogondo, Bumiarjo, Majaksaingi, Jeep Wisata Parang Menoreh, Desa Wisata Candirejo, Desa Wisata Temanggal, Desa Wisata Banyubiru, Pogalan.

Kemudian wisata religi seperti Makam Aulia Gunungpring, Dusun Bintaro, Gunungpring, dan lainnya.

Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata, Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Nur Supindahwati mengatakan, dari 210 destinasi, baru 35 daya tarik wisata yang kembali dibuka.

Pembukaan kembali wisata ini harus memenuhi syarat dan mendapatkan rekomendasi dari gugus tugas.

Pengelola harus sesuai SOP, melakukan simulasi, dan dievaluasi.

Setelahnya, rekomendasi uji coba baru bisa dikeluarkan.

“Jadi mereka untuk buka kembali syarat utamanya adalah mendapatkan rekomendasi dari gugus tugas,” kata dia, Selasa (25/8/2020).

Nah untuk memperoleh rekomendasi itu mesti nyampai dulu SOP, imulasi, evaluasi, uji coba, baru rekomendasi keluar,” sambungnya.

Selain itu, kegiatan wisata juga harus menerapkan tujuh prinsip dasar.

“Sampai dengan hari ini ada 35 DTW sudah buka, kemudian uspar (usaha jasa pariwisata) ada 18 yang sudah mendapatkan rekomendasi dari Gugus Tugas,” paparnya.

Pengelola objek wisata Punthuk Setumbu, Nur Yazid menuturkan, sejak ditutup empat bulan lalu yakni 16 Maret 2020, Punthuk Setumbu kembali dibuka mulai 27 Juli 2020.

Jam operasional bagi pengunjung yakni pukul 04.00 hingga 17.00 WIB.

Jumlah pengunjung dibatasi sebanyak 75 orang setiap sesinya. Waktu berkunjung juga hanya empat jam saja.

“Punthuk Setumbu mulai buka tanggal 27 Juli 2020 dan sedikit-sedikit mulai meningkat. Buka jam 4 pagi sampai jam 5 sore,” jelas Yazid.

“Pagi kita batasi 75 orang. Empat jam baru rolling. Kemudian siang, setelah pengunjung sebelumnya turun, baru naik lagi,” sambungnya.

Tata cara berkunjung pun juga berbeda dari sebelumnya. Pengunjung yang datang wajib mengenakan masker.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved