Kuliner

Tahu Go! Hadir di Yogyakarta Langsung Ludes Diborong Pembeli

Tahu Go! hadir di Yogyakarta dan mendapat respon positif para pelanggan.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Wahyu Setiawan
Galih Parama Artha Owner Tahu Go! Babarsari saat menyajikan tahu krispi pesanan pelanggan. 

TRIBUNTRAVEL.COM – Penjual tahu goreng berparas cantik di Jakarta sempat viral pada Februari 2020 lalu.

Tahu Go!, merek tahu goreng ini pun telah hadir di Yogyakarta.

Satu dari outlet-nya berlokasi di kawasan Babarsari, Sleman.

Kehadiran outlet yang resmi dibuka pada 19 Agustus 2020 lalu mendapat respon positif.

Siapa sangka, hanya buka lima jam, sebanyak 1.500 potong tahu krispi habis diburu pelanggan.

“Empat hari buka dari jam 1 (siang) sampai jam 6 (sore) bisa terjual 1.500 tahu,” ungkap owner Tahu Go! Galih Parama Artha, Minggu (23/8/2020).

Galih, sapaan akrab wanita ini, mengatakan, penjualan tahu masih mengandalkan sistem offline.

Layanan delivery online Tahu Go! masih belum dibuka.

“Ini kita masih belum melayani yang online ya, responnya bagus. Rata-rata mereka tahu dari Instagram dan orang daerah sini,” kata Galih.

“Tapi ke depan kita akan buka yang online delivery juga, saat ini masih proses,” jelasnya.

Galih juga mengungkapkan, awal ketertarikan ia membuka usaha waralaba Tahu Go! ini karena waktu perjalanan dinas di Jakarta.

Saat itu, ia mencoba camilan tahu yang menurutnya berbeda, tapi enak saat dimakan.

Meski ia tak begitu menggilai tahu, tetapi saat mencoba tahu goreng tersebut ada perbedaan yang membuatnya jatuh hati.

“Tahunya itu krispi tapi dalemnya lembut. Aku heran kenapa bisa begitu,” ungkapnya.

Gayung bersambut, melalui rekannya, Galih bisa mengakses untuk membuka waralaba tahu krispi tersebut.

“Prosesnya nggak lama, nggak sampai satu bulan langsung buka di Babarsari ini,” kata dia.

Ini menjadi pengalaman pertama Galih membuka bisnis.

Meski demikian, ia mengaku antusias dan tertantang untuk mengembangkan bisnis waralaba ini.

“Sekarang masih jarang dinas luar kota, jadi mungkin bisa hampir setiap hari sepulang kerja mampir ke outlet,” tutur wanita yang berkarir di dunia properti selama 13 tahun ini.

Tahu Go! 2
Galih Parama Artha Owner Tahu Go! Babarsari saat menyajikan tahu krispi pesanan pelanggan.

Sebagai owner, Galih juga tak jarang ikut menyiapkan dagangan Tahu Go! nya.

Bahkan ia juga turut menggoreng tahu untuk pelanggan.

“Rasanya hari gini kita harus berani memulai bisnis sendiri. Bisnis yang menjanjikan dengan sistem manajemen yang bisa di bilang sangat mudah,” ujarnya.

“Biaya kemitraannya pun cukup terjangkau dan mudahnya operasional harian yang dilakukan karena mereka sudah menyiapkan SOP yang rapih dan tercatat,” tuturnya.

Marketing Communication PT Otewe Maju Bersama (Tahu Go!), Akhdan Habibie Darwis menambahkan, model bisnis Tahu Go! ini merupakan bisnis dengan sistem kemitraan yang bisa menjadi alternatif bagi siapapun yang ingin memulai usaha sendiri.

Sistem kemitraan yang dibuka cukup terjangkau dengan membayar Rp19,5 juta.

Mitra sudah dapat membuka usahanya langsung di tempat yang sudah dipilih oleh mitra itu sendiri.

Hingga kini, Tahu Go! telah membuka lebih dari 200 cabang di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi dalam kurun waktu kurang dari 6 bulan.

Tahu Go! juga akan melebarkan sayap ke daerah lainnya di Indonesia, seperti Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, hingga Bali.

“Sebagai tahap awal di pertengahan Agustus ini, di luar Jabodetabek, Tahu Go! sudah berhasil membuka cabang di Bandung dan Yogyakarta,” paparnya.

“Dengan jumlah 4 titik di Bandung dan 5 titik di Yogyakarta. Di Yogyakarta sendiri, outlet Tahu Go! sudah ada di hotel Mawar Asri (Jalan Agus Salim, Jogja Paradise (Jalan Magelang), Kedai Janji Johnny (Jalan Solo), Condongcatur, dan Babarsari,” urainya. (Tribun Jogja/Wahyu Setiawan Nugroho)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved