Pameran

Pameran UMKM Yogyakarta Go Digital Go Integrated Digelar Hingga 17 Agustus 2020

Pameran UMKM Yogyakarta Go Digital Go Integrated Digelar Hingga 17 Agustus 2020 di Galeria Mall Yogyakarta.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Nanda Sagita Ginting
Pelaku UMKM menunjukan produknya saat pameran 'UMKM Yogyakarta Go Digital Go Integrated' di Galeria Mall, Kota Yogyakarta, Sabtu (15/08/2020). 

TRIBUNTRAVEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menggelar pameran 'UMKM Go Digital Go Integrated, di Galeria Mall Yogyakarta.

Pameran ini berlangsung 15 hingga 17 Agustus 2020.

Ketua Komisi B DPRD Kota Yogyakarta, Susanto Dwi Antoro menjelaskan, pameran ini sebagai wadah sekaligus simulasi bagi UMKM untuk mengeksplor produknya yang sempat terhenti karena pandemi.

“Selain wadah, pameran ini juga sebagai simulasi bagi para UMKM untuk melakukan penjualan pada masa pandemi dengan mengutamakan prinsip protokol kesehatan,” jelasnya, Sabtu (15/8/2020).

Lanjutnya, UMKM perlu terus didorong oleh pemerintah karena menjadi tumpuan pergerakan ekonomi.

Pemkot Yogyakarta pun tengah menyiapkan dana untuk pelaku UMKM yang terkena dampak pandemi.

“Sudah ada disiapkan dana untuk mendukung UMKM dan pelaku wisata sekitar Rp94 miliar,” tuturnya.

“Rencananya akan dibuat pula badan usaha milik kampung (BUMK) yang berorientasi pada pengembangan kampung wisata yang tujuannya untuk mendongkrak penjualan UMKM dan pelaku wisata pada masa adaptasi baru nanti,” paparnya.

Ia menyebut, UMKM dan wisata merupakan bagian yang tak terpisahkan.

Sehingga, dua sektor tersebut harus sepenuhnya diberi peluang supaya bisa cepat pulih.

“Dengan adanya pameran ini, memberikan informasi apa yang dibutuhkan pelaku UMKM agar percepatan pemulihan bisa terjadi,” katanya.

“Dengan begitu, hasilnya nanti bisa combine dengan sektor wisata, karena dua ini saling berkaitan,” sambungnya.

Sementara itu, pelaku UMKM kuliner Sambal Greged, Sri Pardyati (50) mengungkapkan, pameran ini memberikan energi positif bagi pelaku UMKM.

“Adanya kegiatan ini tentu membuat kami (UMKM) sangat senang karena diperhatikan oleh pemerintah. Dengan begini, rasa percaya diri untuk bangkit menjadi besar,” ujarnya.

Sri mengaku, selama pandemi, bisnis kulinernya mengalami penurunan.

Hal tersebut sempat membuatnya pesimis lantaran melihat pandemi yang berkepanjangan.

“Pastinya melihat kondisi seperti ini, merasa khawatir pasti ada. Namun, karena banyaknya dukungan dari semua pihak. Perlahan rasa percaya diri pun mencuat kembali,” ungkapnya.

Ia pun berharap pameran ini dapat memberikan gambaran kondisi pasar di masa pandemi ini.

“Selama 4 bulan terakhir, pameran secara langsung tidak pernah dilaksanakan. Sehingga, perkembangan kondisi pasar tidak diketahui,” jelasnya.

“Maka, harapannya selama tiga hari pameran ini, bisa memberikan informasi gambaran terkait pasar yang disenangi masyarakat selama pandemi,” pungkasnya. (Tribun Jogja/Nanda Sagita Ginting)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved