Destinasi

Melihat Cantiknya Sindoro dan Sumbing dari Bukit Si Bungkel

Bukit Si Bungkel di Kabupaten Magelang, wisata baru yang menyajikan keindahan pemandangan alam dan gunung Sindoro-Sumbing.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Rendika Ferri Kurniawan
Bukit Si Bungkel, wisata baru di perbatasan Dusun Kalisari dan Tubansari, Desa Margoyoso, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang. 

“Destinasi ini juga cocok untuk pertemuan-pertemuan. Pemerintah desa sini bahkan mengarahkan pertemuan desa di Si Bungkel ini, karena udaranya yang sejuk, sehingga tak sepaneng,” lanjutnya.

Adi mengisahkan, nama Si Bungkel ini sudah ada sejak zaman dulu. Kabarnya, di kawasan ini dulu jalannya terjal, sehingga kadang ada orang yang terjatuh atau ‘njungkel’ dalam bahasa Jawa.

Kata-kata itu pun dikait-kaitkan dengan Si Bungkel.

Si Bungkel 3
Pemandangan dari ketinggian Bukit Si Bungkel.

“Di bawah ada jalur yang kita kembangkan. Dulu jalur peninggalan nenek moyang, ketika Margoyoso mengalami kejayaan. Ada pusat ekonomi, pasar Desa Margoyoso. Yayasan Pendidikan Al Iman, pondok pesantren,” urainya.

“Dulu, dari desa sebelah, ketika menjual dagangannya atau hendak bersekolah lewatnya melalui jalur ini. Sehingga pemdes, membuka jalur untuk menghidupkan kembali seperti di masa itu,” sambungnya.

“Dulu jalan kecil, sekarang dilebarkan 700 meter panjangnya. Sekalian dengan dikembangkan wisata Si Bungkel ini,” imbuhnya.

Wisatawan pun berdatangan ke Si Bungkel. Tak hanya wisatawan lokal tetapi juga sekitar daerah.

Komunitas gowes juga kerap datang ke Si Bungkel untuk menjajal track menanjak yang menantang menuju Si Bungkel.

Track tersebut juga dikelola sendiri oleh pemuda dan warga, sehingga ada dampak ekonomi kepada masyarakat.

Diharapkan dengan semakin dikembangkannya wisata ini, Si Bungkel dapat menjadi wisata alternatif.

“Karena di alam, tak bertemu banyak orang. Ketika penat, wisata alternatifnya ke sini. Di sini juga ada wisata gowes. Dampaknya kepada ekonomi waga, banyak yang buka warung,” ungkap Adi.

“Dulu hanya kebun saja, taka da aktivitas ekonomi. Setelah dikembangkan, warga berjualan. Seperti menyulap kegiatan sunyi menjadi kegiatan ekonomi,” kata dia.

Untuk mencapai lokasi ini, masyarakat cukup mengendarai kendaraan ke arah Desa Margoyoso, naik ke atas, jalan menuju Dusun Kalisari kurang lebih 10 menit dengan jalan menanjak. Atau kurang lebih 20 menit dari Kota Magelang. (Tribun Jogja/Rendika Ferri Kurniawan)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved