Wisata Alam

Wisata Alam di Taman Nasional Gunung Merapi Akan Dibuka Kembali Secara Bertahap

Objek Wisata Alam Jurang Jero di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi akan direaktivasi kembali untuk dikunjungi wisatawan.

Instagram @btngunungmerapi
Sosialisasi dan simulasi reaktivasi objek wisata alam Jurang Jero, Taman Nasional Gunung Merapi 

TRIBUNTRAVEL.COM – Objek Wisata Alam (OWA) alam Jurang Jero yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) akan direaktivasi atau dibuka kembali secara bertahap.

Arahan reaktivasi dengan penerapan protokol kesehatan di lokasi wisata yang berada di Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang ini diberikan oleh Balai TNGM.

Kepala Balai TNGM, Pujiati menuturkan, Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) telah menyetujui dan memberikan arahan reaktivasi Taman Nasional atau Taman Wisata Alam (TN/TWA) secara bertahap untuk kunjungan wisata alam pada masa new normal pandemi covid-19.

Reaktivasi tersebut sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor 261/MENLHK/KSDAE/KSA.0/6/2020 tentang reaktivasi Kawasan Taman Nasional untuk kunjungan wisata alam dalam kondisi transisi akhir covid-19.

“Taman Nasional Gunung Merapi masuk dalam salah satu kawasan wisata yang akan dibuka bersama 29 Taman Wisata Alam dan Suaka Margasatwa yang ada di Indonesia, di era new normal ini,” ujar Pujiati, Rabu (15/7/2020), di sela simulasi reaktivasi OWA Jurang Jero.

Sebelum reaktivasi OWA di kawasan TNGM ini dilakukan simulasi terlebih dulu.

Pihak pengelola Jurang Jero pun membuat pedoman kunjungan yang baru sesuai protokol kesehatan.

Fasilitas seperti tempat cuci tangan, bilik semprot antiseptik, dan papan peringatan jaga jarak pun juga disiapkan.

Pengecekan suhu tubuh juga dilakukan kepada pengunjung yang datang nantinya.

TNGM 2
Bupati Magelang, Zaenal Arifin dan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), Pujiati memantau simulasi reaktivasi bertahap obyek wisata alam Jurang Jero, Rabu (15/7/2020).

“Harapan kami melalui simulasi reaktivasi ini Balai Taman Nasional dapat turut menggeliatkan perekonomian di kawasan konservasi tentunya dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan yang berlaku,” kata Pujiati.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Amalia Nurul F
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved