Wisata Alam

Pariwisata Alam Dibuka Kembali, Simak Protokol Kesehatan yang Harus Dipatuhi

Simak beberapa protokol kesehatan ini sebelum berkunjung ke lokasi pariwisata alam.

Pariwisata Alam Dibuka Kembali, Simak Protokol Kesehatan yang Harus Dipatuhi
Pixabay/Muhammad Aknafi
Ilustrasi Taman Nasional Bromo 

TRIBUNTRAVEL.COM – Pembukaan kawasan pariwisata alam dilakukan secara bertahap oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Sebanyak 29 Taman Nasional (TN), Taman Wisata Alam (TWA), dan Suaka Margasatwa (SM) telah diizinkan dibuka kembali.

Mengutip Kompas.com, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar mengatakan, pembukaan ini dilakukan dengan pertimbangan adanya kebutuhan untuk masyarakat dapat menghirup udara segar secara langsung di alam yang tenang dan nyaman.

“Hutan bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental manusia (enhancing health and quality of life),” ujar Siti dalam keterangannya, Kamis (25/6/2020).

“Karenanya di tengah pandemi covid-19 ini, maka salah satu pilihan untuk sehat adalah dengan melakukan kunjungan wisata ke TN, TWA, dan SM,” paparnya.

Soal perizinan pembukaan kembali, para pengelola 29 TN, TWA, dan SM telah menyusun protokol kunjungan sesuai protokol covid-19.

Berikut protokol covid-19 di 29 TN, TWA, dan SM yang telah diizinkan untuk buka secara bertahap:

1. Pembatasan jumlah pengunjung 10-30 persen

Direktur Jenderal Konservasil Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Wiratno menjelaskan, pengelola wajib membatasi jumlah pengunjung, yakni hanya 10-30 persen dari daya dukung daya tamping dari rerata pengunjung tahun lalu.

Lalu, secara bertahap, batasan pengunjung itu dapat ditingkatkan sampai maksimal 50 persen sesuai hasil evaluasi.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Amalia Nurul F
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved