Wisata Alam

Kawasan Pariwisata Alam Akan Dibuka Secara Bertahap, Ini Kategorinya

Pemerintah melalui Kemenparekraf membuka kawasan pariwisata alam secara bertahap. Ada 9 kategori.

Editor: Amalia Nurul F
IG : @madalumbu
Ilustrasi wisata alam. Pemandangan Gunung Merapi dari Bukit Klangon 

TRIBUNTRAVEL.COM – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan membuka pariwisata alam secara bertahap.

Mengutip Kompas.com, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio mengatakan, banyak pelaku sektor pariwisata yang sangat menanti kebijakan ini karena selama tiga bulan terakhir mereka sangat terdampak.

“Saat ini, kita berencana membuka kembali wisata alam yang berisiko rendah terhadap penularan. Banyak pelaku sektor pariwisata sangat menanti kebijakan ini,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Senin (22/6/2020).

Ketua Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo mengumumkan dalam kesempatan tersebut, kawasan-kawasan pariwisata alam yang rencananya dibuka secara bertahap.

Pembukaan tersebut untuk memulai aktivitas berbasis ekosistem dan konservasi dengan tingkat risiko covid-19 paling ringan.

Kawasan pariwisata alam tersebut antara lain:

1. Kawasan wisata bahari

2. Kawasan konservasi perairan

3. Kawasan wisata petualangan

4. Taman nasional

5. Taman wisata alam

6. Taman hutan raya

7. Suaka marga satwa

8. Geopark

9. Pariwisata alam kawasan non-konservasi seperti kebun raya, kebun binatang, desa wisata, dan kawasan wisata alam yang dikelola oleh masyarakat.

“Kawasan wisata tersebut dapat dibuka secara bertahap sampai dengan batas pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas normal,” jelasnya.

Lanjutnya, kawasan pariwisata alam yang diizinkan untuk dibuka saat ini adalah kawasan pariwisata alam yang berada di kabupaten kota dalam zona hijau atau zona kuning.

Sementara zona lain akan diatur sesuai dengan kesiapan daerah serta pengelola kawasan.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, dalam kesempatan tersebut mengatakan saat ini terdapat 29 taman nasional dan taman wisata alam yang secara bertahap telah dapat dibuka kembali.

“Proyeksi waktunya mulai saat ini, sampai kira-kira pertengahan Juli 2020. Setelah itu, kita akan cek kembali beberapa lokasi lain yang juga bisa dibuka secara bertahap,” tuturnya.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved