Wisata Alam

Catat, Ada Sanksi Jika Mengabaikan Protokol Kesehatan di Kawasan Pariwisata Alam

Akan ada sanksi jika tak patuhi protokol kesehatan di kawasan pariwisata alam.

Catat, Ada Sanksi Jika Mengabaikan Protokol Kesehatan di Kawasan Pariwisata Alam
Pixabay/kingbaliandroid
Ilustrasi Taman Nasional Bromo 

TRIBUNTRAVEL.COM – kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberi izin 29 Taman Nasional (TN), Taman Wisata Alam (TWA), dan Suaka Margasatwa (SM) untuk buka kembali.

Pembukaan kembali ini dilakukan secara bertahap dengan protokol kesehatan.

Mengutip Kompas.com, Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Wiratno memaparkan, pengelola kawasan tersebut telah menyusun protokol covid-19 yang berlaku bagi semua pihak mulai dari petugas hingga pengunjung.

“Protokol covid-19 seperti jaga jarak, penggunaan masker dan hand sanitizer, pemeriksaan suhu tubuh, surat sehat, asuransi dan untuk sementara khusus pendakian hanya diperbolehkan untuk kegiatan 1 hari atau one-day trip,” jelasnya, Kamis (25/6/2020).

Demi menjamin penerapan protokol covid-19 dan protokol kunjungan di TN, TWA, dan SM, maka pengelola terus melakukan simulasi, uji coba, pelatihan serta sosialisasi pembukaan kunjungan.

Sehingga semua pihak terkait memahami dan mengetahui protokol kunjungan yang sudah ditetapkan.

Oleh sebab itu, ada sanksi yang dapat diberikan pada pengunjung atau siapa pun yang tidak mematuhi protokol tersebut.

“Bentuknya yaitu melarang yang bersangkutan untuk masuk ke TN, TWA, ataupun SM,” urainya.

Wiratno mengatakan, selain bentuk pelanggaran kunjungan, akan ada sanksi sosial lain.

Sanksi tersebut seperti menyemai bibit, menanam pohon, membersihkan kawasan, mengumpulkan sampah, hingga posting promosi di media sosial.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Amalia Nurul F
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved