New Normal

Solo Traveling dan Group Tour Diprediksi Jadi Tren Wisata New Normal

Solo traveling dan group tour akan menjadi tren pariwisata di era new normal.

Pixabay / Jan VaĊĦek
Ilustrasi aktivitas Traveling. 

TRIBUNTRAVEL.COMSolo traveling hingga staycation diprediksi Presiden Joko Widodo ajan menjadi tren pariwisata.

Mengutip Kompas.com, Guru Besar Ilmu Pariwisata Universitas Udayana Bali, I Gede Pitana pun menyepakati hal tersebut.

Menurutnya, tren pariwisata akan bergeser saat terjadi bencana.

Pitana menengok kembali sejumlah peristiwa besar beberapa tahun yang lalu, seperti peristiwa Bom Bali dan 9/11 di Amerika Serikat.

“Sepuluh atau 20 tahun yang lalu, ketika terjadi Bom Bali, terjadi 9/11, pariwisata menuntut keamanan dari segi security,” ujar Pitana, Sabtu (30/5/2020).

“Ketika tahun 2006-2008 banyak pesawat jatuh, maka wisatawan menuntut safety penerbangan,” sambungnya.

Kini, karena adanya pandemi covid-19, Pitana mengatakan tren pariwisata mengalami revolusi total yakni keamanan dalam hal kesehatan.

Pitana menyebut, wisatawan akan lebih menuntut keamanan kesehatan saat berwisata.

Sehingga, wisatawan tidak akan lagi datang berwisata secara beramai-ramai.

“Paling banyak mereka hanya akan mau berwisata itu dengan keluarganya atau orang dekatnya. Jadi mengarah kepada family tour, mengarah para office tour, dan couple tour. Ada juga individual tour atau solo tour,” urainya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Amalia Nurul F
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved