Protokol New Normal

Berikut Persiapan KAI Daop 6 Yogyakarta Hadapi New Normal

PT KAI Daop 6 Yogyakarta siapkan protokol kesehatan sambut new normal.

Berikut Persiapan KAI Daop 6 Yogyakarta Hadapi New Normal
Dok Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta
Armada kereta api yang terparkir di Dipo Lokomotif Stasiun Tugu Yogyakarta, Senin (11/5/2020). 

TRIBUNTRAVEL.COM – PT KAI Daop 6 Yogyakarta tengah bersiap menyambut new normal.

Pesiapan ini termasuk menyusun protokol kesahatan untuk mencegah penyebaran covid-19 atau virus corona.

“PT KAI Daop 6 Yogyakarta sudah siap baik SDM, protokol yang ditentukan dan siap mengatasi masalah untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19,” tutur Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto, Selasa (2/6/2020).

Protokol kesehatan yang diterapkan PT KAI Daop 6 Yogyakarta pun menyesuaikan aturan dari Gugus Tugas Pusat Penanganan Covid-19 seperti penggunaan masker, anjuran untuk physical distancing, dan lainnya.

Lebih rinci yakni, penumpang yang hendak menggunakan moda transportasi menggunakan masker, dilanjutkan pengukuran suhu tubuh dengan maksimal 37,3 derajat.

Jika suhu tubuh melebihi dari aturan yang telah ditentukan, maka penumpang tidak boleh menaiki kereta api dan biaya tiket akan dikembalikan seutuhnya.

Dalam pembelian tiket, PT KAI Daop 6 Yogyakarta lebih mengedepankan layanan pembelian secara online untuk mengurangi kerumunan penumpang.

Pembelian tiket juga akan dilayani secara go show, yaitu 3 jam sebelum keberangkatan untuk KA Jarak Jauh maupun KA Lokal selama persediaan tiket masih ada.

Namun, PT KAI Daop 6 Yogyakarta tetap memperhatikan penumpang yang ingin melakukan pembelian tiket dengan menaati antrean secara teratur, tidak boleh ada penumpang berdesakan.

Di area stasiun juga telah disediakan wastafel sebagai tempat mencuci tangan dan hand sanitizer.

“PT KAI Daop 6 Yogyakarta juga memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tetap berperilaku hidup bersih. Penumpang kereta api diharapkan juga membawa hand sanitizer sendiri walaupun di area stasiun sudah disediakan,” jelas Eko.

Adapun di dalam gerbong kereta api juga telah diatur sesuai dengan protokol kesehatan pemerintah.

Disinggung soal pembukaan moda transportasi kereta api, Eko mengaku belum ada ketentuan kapan akan dilakukan.

“Kami belum tahu kapannya, namun kami siap-siap dulu. Andai pemerintah telah menerapkan new normal kami sudah siap,” katanya.

“Kami juga memiliki tim satgas khusus yang dapat menangani masalah-masalah misalnya jika ada penumpang yang sakit karena covid-19 atau meninggal karena covid-19 bisa ditangani oleh tim sesuai dengan prosedur yang sudah ada,” pungkasnya. (Tribun Jogja/Sri Cahyani Putri)

Ikuti kami di
Editor: Amalia Nurul F
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved