Protokol New Normal

Pesonna Hotel Yogyakarta Siapkan Protokol Kesehatan Hadapi New Normal

Pesonna Hotel Yogyakarta telah menyiapkan protokol kesehatan untuk menyambut new normal.

Istimewa
Karyawan Pesonna Hotel Yogyakarta menerapkan protokol kesehatan dengan mengenakan alat pelindung diri. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pesonna Hotel Yogyakarta, yang berada di bawah naungan PT. Pesonna Indonesia Jaya, anak perusahaan Pegadaian, mulai menerapkan standard operational procedure (SOP) dan protokol kesehatan yang baru.

Bahkan, baik Pesonna Hotel Tugu maupun Pesonna Hotel Malioboro Yogyakarta, aktif melakukan sosialisasi kepada para staf dan tamu menyambut the new normal dan diberlakukannya Yogyakarta sebagai salah satu kota wisata percontohan new normal.

“Kami mengantisipasi dengan beberapa langkah pencegahan penyebaran virus, serta regulasi untuk menyambut kembali tamu agar dapat menginap di hotel kami dengan nyaman dan aman,” ujar Cluster General Manager Pesonna Hotel Yogyakarta Tommy Agung Kartika dalam keterangan tertulis, Rabu (26/5/2020).

“Apalagi Yogyakarta menjadi salah satu kota percontohan new normal dengan mulai dibukanya beberapa tempat wisata pada awal Bulan Juni mendatang,” sambungnya.

Beberapa regulasi yang diterapkan adalah dengan penggunakan masker wajah, face shield dan sarung tangan oleh karyawan, penyemprotan cairan disenfektan serta pembersihan sudut hotel dan permukaan secara regular, dan tamu wajib untuk selalu mencuci tangan dan menjaga jarak aman.

Penyemprotan disenfektan juga dilakukan pada saat tamu check-out dari kamar, sehingga ketika tamu lain datang, kamar dalam keadaan steril.

Pengecekan suhu dengan menggunakan thermometer gun juga dilakukan pada saat tamu memasuki area hotel.

“Kami melakukan pendataan pada tamu peserta meeting sehingga bisa mengetahui histori perjalanan tamu tersebut sebelum datang ke hotel kami. Tentu kami harus melakukan semaksimal dan sedetail mungkin. Namun tanpa mengindahkan kenyamanan tamu, sehingga informasi kami berikan melalui video yang kami siarkan di lobby serta beberapa signage imbauan supaya tamu well-informed,” ujar Tommy.

Regulasi juga diperuntukan untuk menjaga kesehatan dan higienitas karyawan, dengan selalu mengecek suhu karyawan pada saat memasuki area hotel, mencuci bersih baju karyawan, penetapan standar kebersihan untuk perlengkapan karyawan, serta pengukuran kadar oksigen dalam darah untuk para karyawan menggunakan alat oximeter.

Selain itu diterapkan juga strategi sales dan marketing yang lebih mengutamakan teknologi digital dan telemarketing sehingga mengurangi kontak dengan orang lain.

“Sekalipun merupakan industri yang pertama kali terdampak dan yang terakhir dalam proses pemulihan, namun sejalan dengan berbagai perkembangan dewasa ini, industri perhotelan kami harapkan dapat bergerak secara bertahap ke arah pemulihan,” pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
Penulis: Amalia Nurul F
Editor: Amalia Nurul F
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved