New Normal

Pasar Great China Jadi Sasaran Promosi Wisata Kemenparekraf Sambut New Normal

Kemenparekraf sasar pasar Great China untuk promosi wisata sambut new normal.

Tribun Jogja / Rendika Ferri Kurniawan
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama ketika melakukan kunjungan kerja ke Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (19/12/2019) 

TRIBUNTRAVEL.COM – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membahas strategi dan upaya menyambut new normal dalam webinar bersama Visit Indonesia Tourism Officer (VITO).

Dalam webinar tersebut juga sekaligus dibahas product update ke negara-negara fokus pasar wistawan.

Salah satu pasar wisatawan Indonesia adalah Great China seperti Beijing, Guangzhou, dan Hongkong.

“Webinar pasar Great China bertemakan Re-aligning Our Priorities After Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) ini dilakukan untuk menjaga brand awareness Indonesia,” papar Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya dalam keterangan tertulis, Selasa (19/5/2020).

Lanjutnya, hal tersebut bertujuan agar wisatawan mancanegara tidak perlu ragu untuk datang ke Indonesia.

Pemerintah Indonesia pun telah tanggap terhadap new normal dengan kebijakan gerakan Indonesia Bersih, Sehat, dan Aman, atau Clean, Health, and Safety (CHS).

Bali Tujuan Favorit

Berdasar poling yang dilakukan saat webinar pasar Great China, para wisatawan dari Negeri Tirai Bambu pun masih menjadikan Bali sebagai destinasi favorit dengan persentase 86 persen.

Berikutnya ada Manado dan Lombok dengan persentase tujuh persen. Borobudur 5 persen, dan Batam atau Bintan 2 persen.

Diprediksi, Bali akan menjadi salah satu destinasi utama yang cepat pulih dan banyak dikunjungi wisatawan ketika pandemi dinyatakan selesai.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Amalia Nurul F
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved