Mendaki Gunung

Memakai Jasa Pemandu Diusulkan Jadi Aturan Mendaki Setelah Corona Berakhir

Setelah pandemi virus corona selesai, jasa pemandu gunung diusulkan masuk prosedur pendakian oleh APGI.

Memakai Jasa Pemandu Diusulkan Jadi Aturan Mendaki Setelah Corona Berakhir
IG : @mameth_supriyanto
Kegiatan mendaki gunung 

TRIBUNTRAVEL.COM – Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) menyusun ulang prosedur pendakian akibat pandemi covid-19 atau virus corona.

Memakai jasa pemandu gunung bagi pendaki pun masuk dalam usulan di penyusunan ulang prosedur tersebut.

“Wajib, karena pemandu juga merupakan salah satu yang dapat memperketat protokoler covid-19 di wisata gunung,” ujar Sekretaris Jenderal APGI Rahman Mukhlis mengutip Kompas.com, Senin (11/5/2020).

Usulan tersebut, kata Rahman sebelumnya pernah dibahas tahun lalu oleh APGI, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dan stakeholders.

 Mereka juga telah membuat Standar Nasional Indonesia (SNI) tentang pendakian gunung, salah satunya penggunaan pemandu gunung.

SNI tersebut, kata Rahman telah keluar dan masih dalam tahap percobaan satu tahun ini.

“Terlebih bagi pendaki pemula, mereka wajib pakai pemandu, karena nantinya akan banyak manfaatnya. Selain bisa jadi teman ngobrol juga banyak ilmu yang didapat,” katanya.

Lalu, berapa standar tarif pemandu gunung ini?

Rahman mengatakan, belum ada standar khusus berapa tarif pemandu gunung di Indonesia.

Namun, para pendaki bisa menggunakan jasa tersebut melalui paket wisata yang disediakan tur operator wisata gunung.

APGI pun telah menyusun assessment dari penentuan standar atau upah minimum profesi pemandu gunung tahun ini.

“Kita sudah himpun datanya tapi belum keluar kebijakan, tapi rata-rata minimalnya Rp500.000 per hari, dan itu khususnya di Jawa,” terangnya.

Idealnya, biasanya satu pemandu gunung memandu lima orang.

“Jadi kalau sudah lebih dari lima orang itu biasanya bawa dua pemandu,” tuturnya. (*)

Ikuti kami di
Editor: Amalia Nurul F
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved