Pariwisata

New Normal Pariwisata, Virtual Tour Akan Jadi Peluang Baru

Wisata virtual akan menjadi bagian dari new normal pariwisata dengan memanfaatkan teknologi dan media digital.

Dok. Biro Komunikasi Kemenparekraf
Virtual Tour 

TRIBUNTRAVEL.COM – Pandemi virus corona membawa pada kondisi The New Normal tak terkecuali untuk pariwisata.

Wisata virtual atau virtual tour pun mau tak mau menjadi bagian dari The New Normal pariwisata tersebut.

“Dengan kita tidak bisa ke mana-mana, bukan berarti kita tidak bisa menjadikan pariwisata sebagai gaya hidup kita,” ujar Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf Agustini Rahayu, mengutip Kompas.com, Sabtu (9/5/2020).

“Keterbatasan ini tidak bisa membuat kita diam. Kegiatan virtual seperti ini membuka peluang baru di era new normal,” sambung Agustini.

Ia melanjutkan, adanya teknologi dan media digital lah yang bisa membawa masyarakat pada rutinitas dan cara hidup yang baru termasuk wisata virtual.

Namun, wisata virtual menurutnya tak bisa menggantikan pengalaman berwisata langsung ke tempatnya.

“Mau tidak mau, suka tidak suka, kita akan memanfaatkan teknologi. Meskipun tidak bisa menggantikan experience ketika kita berkunjung langsung ke destinasi wisata,” kata dia.

Di Jakarta, Kemenparekraf menghadirkan wisata virtual bekerja sama dengan komunitas Jakarta Good Guide (JGG) bertajuk Ngabuburit Wisata Kopi pada Jumat (8/5/2020).

CoFounder JGG, Candha Adwitiyo mengatakan, tema kopi diambil karena di Jakarta banyak terdapat kedai kopi dengan beragam cerita dan sejarah menarik untuk ditelusuri. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Virtual Tour, Peluang Baru Pariwisata di Era New Normal".

Ikuti kami di
Editor: Amalia Nurul F
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved