Shopping

Pasar Beringharjo Kembangkan Aplikasi Lapak Virtual, Mudahkan Pengunjung Berbelanja

Pasar Beringharjo masih sepi pengunjung di masa pandemi virus corona. Aplikasi lapak virtual pun dikembangkan sebagai sistem alternatif berjualan.

Tribun Jogja/Miftahul Huda
Pasar Beringharjo mulai bergeliat kembali setelah hampir sebulan tanpa aktivitas akibat virus corona. Foto diambil pada Minggu (5/4/2020). 

TRIBUNTRAVEL.COMPasar Beringharjo tengah mengembangkan aplikasi daring untuk mendukung para pedagang.

Terlebih pada masa pandemi virus corona atau covid-19 ini, banyak pedagang yang telah mengubah cara berjualan menjadi sistem daring.

Kepala UPT Pusat Bisnis Pasar Beringharjo Sri Riswanti mengatakan, aplikasi tersebut memudahkan masyarakat untuk menemukan toko-toko yang ada di lantai 2 dan 3 Pasar Beringharjo.

Selain itu juga menampilkan rentang harga, jenis produk yang dijual, dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

“Saat ini sifatnya masih etalase. Akan segera kami tingkatkan menjadi market place, sehingga Beringharjo segera akan memiliki lapak virtual,” ungkapnya, Kamis (7/5/2020).

Sri menambahkan, lapak virtual ini merupakan program jangka panjang yang tengah dalam pengembangan.

Ia dan tim sudah menghubungi provider yang akan mengembangkan aplikasi tersebut.

“Belum bisa dipastikan kapan market place ini siap. Ini program jangka panjang,” jelasnya.

Namun ia merencanakan lapak virtual ini akan menyerupai market place yang populer digunakan masyarakat saat ini.

Sri juga mengungkapkan, para pedagang di Pasar Beringharjo saat pandemi ini sepi pengunjung. Terlebih pedagang komoditi fesyen dan aksesori yang biasanya ramai jelang Idulfitri.

Jam buka pasar sandang dan aksesori lantai 2 dan 3 pun juga dipersingkat. Normalnya, jam tutup yakni pukul 21.00 WIB, tetapi di masa pandemi banyak toko tutup pada 15.30 WIB. (Tribun Jogja/Maruti Asmaul Husna)

Ikuti kami di
Editor: Amalia Nurul F
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved