Terminal Giwangan

Penumpang dari Jabodetabek Tak Ada Lagi di Terminal Giwangan

Sudah tidak ada lagi penumpang bus dari Jabodetabek di Terminal Giwangan sejak beberapa daearah menerapkan PSBB.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Hasan Sakri
SEPI- Sejumlah calon penumpang menanti bus di terminal bus Giwangan, Kota Yogyakarta, Jumat (24/4/2020) Adanya sejumlah peraturan baru tentang moda transportasi dalam masa penanganan wabah pandemik Covid-19 ini, sejumlah bus antar kota dalam provinsi dan bua antar kota antar provinsi sudah tidak terlihat beroperasi. 

TRIBUNTRAVEL.COM – Penumpang di Terminal Giwangan menurun drastis pasca diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan larangan mudik.

Penurunan penumpang ini mencapai 90 persen.

Dikatakan Kepala UPT Terminal Giwangan, Bekti Zunanta, sejak Senin (27/4/2020) sudah tak ada sama sekali penumpang dari wilayah Jabodetabek bahkan Surabaya.

Tak adanya penumpang dari wilayah tersebut karena bus dilarang keluar dari wilayah yang menerapkan PSBB.

“Wilayah yang PSBB kan juga sudah dicegati (diberhentikan). Kemudian juga ada pemeriksaan di daerah perbatasan masuk DIY, kemudian disuruh putar balik. Tidak ada penumpang (Jabodetabek),” ungkapnya, Rabu (29/4/2020).

“Kalau dilihat sampai sekarang, ya bisa mencapai 90 persen (penurunan penumpang),” imbuhnya.

Bekti mengatakan, Terminal Giwangan tidak termasuk dalam titik pantau PSBB. Karena itu, terminal masih tetap beroperasi.

Bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) dari daerah non PSBB pun masih bisa masuk Terminal Giwangan.

Seperti bus dari Purwokerto, Magelang, Tasik, dan Cilacap. Namun, penumpang dari daerah tersebut pun tidak banyak.

“Kemarin hanya 65 penumpang, tetapi ya dari Purwokerto, bukan Jabodetabek. Meskipun bukan dari daerah endemi, tetap kita lakukan pendataan. Kita lakukan protokol yang sudah ditetapkan,” jelasnya.

Operasional bus sangat dipengaruhi oleh berlakunya PSBB di beberapa daerah. Bahkan PO bus memilih untuk tidak beroperasi.

Dampaknya, ada penumpang yang akhirnya tidak bisa berangkat.

“Kemarin ada satu penumpang, mau ke Bandung untuk menengok anak dan istri. Tidak ada bus yang beroperasi, ya kita suruh balik. Kan tidak boleh mudik,” katanya.

Kini, kondisi terminal menjadi lebih sepi karena banyak bus yang tak lagi parkir di terminal.

Saat ini, terminal masih melayani bus AKDP, khususnya Trans Jogja.

“Trans Jogja masih (beroperasi), tetapi penumpang ya tidak pasti,” pungkasnya. (Tribun Jogja/Christi Mahatma)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved