Kuliner

Jogja Beragam Rasa, Dukung Kuliner Jogja di Tengah Pandemi Virus Corona

Kampanye Jogja Beragam Rasa dilakukan para pegiat kuliner di Jogja untuk bertahan di tengah pandemi virus corona.

Istimewa
Gerakan Jogja Beragam Rasa Untuk mendukung kuliner lokal di Jogja di tengah pandemi virus corona. 

TRIBUNTRAVEL.COM – Sebuah kampanye untuk mendukung kuliner di Jogja dilakukan oleh para pegiat kuliner di Jogja.

Kampanye yang bertajuk Jogja Beragam Rasa ini mulai ramai awal April 2020 lalu di platform media sosial Instagram.

Gerakan ini sebagai wujud solidaritas para pelaku usaha kuliner untuk saling support di masa pandemi virus corona atau covid-19 ini.

Salah satu inisiator gerakan ini yakni Andi Rahadian Fajar. Ia bersama empat orang rekan sesama pelaku usaha kuliner berembuk dan mencetuskan ide gerakan ini.

“Awalnya buat saling menguatkan brand-brand kuliner yang ada di Jogja. Bahwa, banyak lho yang bertahan, banyak lho yang pengin tetep jualan. Makanya kita ngadain gerakan ini dengan niat awal promo bareng atau saling promo,” jelas Andi pada Tribun Jogja Travel, via sambungan telepon Senin (13/4/2020).

Andi melanjutkan, gerakan ini mengutamakan brand kuliner lokal Jogja agar mereka bisa bertahan di tengah pandemi.

Bersama Panggah Pambudi (Kentang Kaliyan), Jordie Rindra (Hatchik Fried Chicken), Irma Nuraini (Dapoer Mejik), dan Andwita Haruni (Luwee Snack), Andi pun mulai bergerak mengkampanyekan Jogja Beragam Rasa.

“Karena wabah corona ini, sebagai pelaku usaha kan cukup berpengaruh, penjualan kita, omzet kita bisa turun drastis. Yang seharusnya bisa gaji karyawan, bisa bayar supplier dengan lancar, karena penurunan yang cukup lama ini kita jadi merasa resah,” ungkap owner Haniki Crispy Banana ini.

Ia mengaku usahanya mulai drop saat diumumkan kasus postif covid-19 di Jogja beberapa waktu lalu.

Kini ia pun hanya membuka satu outlet saja untuk melayani pembelian take away.

Hal yang sama juga diungkapkan inisiator lainnya, Panggah Pambudi. Ia berharap gerakan ini dapat mendukung para pengusaha kuliner lokal Jogja sekaligus mendukung gerakan #dirumahsaja atau physical distancing.

“Jadi kita bisa saling bantu promo, cross promo gitu. Dari berlima, terus ajak teman-teman yang lain,” jelas Panggah melalui sambungan telepon.

Panggah menjelaskan, para pelaku usaha kuliner lokal di Jogja bisa bergabung di kampanye ini dengan mengirimkan foto produk dan logo brand kuliner ke alamat surel jogjaberagamrasa@gmail.com.

“Sudah ada ratusan brand yang masuk ke email. Nanti akan kami olah untuk diposting di media sosial,” ungkapnya.

Baik Andi maupun Panggah sama-sama berharap situasi dapat segera kondusif sehingga mereka dapat kembali lancar menjalankan usaha mereka.(*)

Ikuti kami di
Penulis: Amalia Nurul F
Editor: Amalia Nurul F
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved