Jamu

Jelajah Jamu di Desa Wisata Jamu Gendong Kiringan Bantul

Menjelajah Desa Wisata Jamu Gendong Kiringan di Bantul, mengenal berbagai jenis jamu hingga cara mengolahnya.

Penulis: Amalia Nurul F
Editor: Amalia Nurul F
Instagram @desawisatajamukiringan
Kunjungan wisatawan dari Jepang belajar membuat jamu peras tradisional khas Kiringan. 

TRIBUNTRAVEL.COM – Tiap desa wisata memiliki keunggulan masing-masing. Seperti Desa Wisata Jamu Gendong Kiringan.

Dari namanya, desa wisata ini memang menjadi sentra jamu gendong.

Lebih dari 132 perajin jamu ada di desa ini.

Masing-masing perajin memiliki konsentrasi dalam meracik jamu.

Hal inilah yang menjadi keunikan Desa Wisata Jamu Gendong Kiringan.

Sesepuh jamu gendong Kiringan, Sutrisno mengatakan, inovasi terus dilakukan agar usaha jamu di desanya tetap hidup.

Sutrisno beranggapan, keterampilan meracik dan menjual jamu saja tidaklah cukup.

Olahan jamu mulai dari jamu instan hingga es krim jamu pun ia ciptakan.

“Ada yang memang konsen untuk jamu sirup dan instan. Kami juga mulai membuat permen jamu berbahan jelly yang bisa awet lima hari,” ungkapnya.

Selain itu, ada juga permen jamu yang berwujud Kristal seperti wujud permen pada umumnya.

Tak hanya itu, ia juga memiliki ide untuk membuat es krim jamu agar jamu lebih digemari anak-anak.

Di desa wisata ini juga terdapat kebun tanaman jamu. Wisatawan pun bisa melihat langsung dan mengenal macam-macam tanaman jamu.

“Supaya wisatawan nggak kecewa, saya tanam sendiri (tanaman jamu) jumlahnya 125 jenis,” ungkap Sutrisno.

Paket Wisata

Selain inovasi produk jamu, desa wisata ini juga menyediakan paket wisata.

Tersedia paket wisata personal maupun rombongan dengan berbagai macam fasilitas.

Mulai dari welcome drink, merchandise, jelajah wisata, materi dan hasil, hingga snack dan minuman bisa diperoleh bagi wisatawan perorangan maupun rombongan.

Sutrisno mengaku, sebelumnya ia juga pernah menerima kunjungan wisatawan mancanegara.

Para wisatawan ini juga menginap di rumah warga yang telah disulap menjadi homestay.

“Kami sudah siapkan homestay di beberapa rumah warga termasuk rumah saya,” ujarnya.

Macam-macam paket wisata dan informasi lainnya pun dapat diakses melalui https://desawisatajamukiringan.com/.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved