Virus Corona

Museum hingga Taman Pintar di Kota Yogyakarta Tutup Sementara Cegah Virus Corona

Belasan museum di Kota Yogyakarta hingga Taman Pintar tutup sementara untuk mencegah penyebaran virus corona.

https://vredeburg.id/
Ruang Diorama III Benteng Vredeburg 

TRIBUNTRAVEL.COM – Berbagai tempat wisata di Kota Yogyakarta menutup sementara akses kunjungan bagi wisatawan untuk mencegah penyebaran covid-19 atau virus corona.

Setelah kebun binatang Gembira Loka Zoo (GL Zoo) yang telah menutup sementara hingga akhir April 2020 nanti, tempat wisata lainnya seperti museum pun juga ditutup sementara.

“Kebanyakan yang tutup adalah museum. Ada yang sampai April, ada yang belum tahu sampai kapan, menunggu kondusif,” ujar Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Yetti Martanti, Kamis (9/4/2020).

Yetti melanjutkan, penutupan destinasi tersebut merupakan kebijakan masing-masing pengelola tempat wisata. Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta sendiri belum melakukan upaya penutupan obyek wisata.

“Ditutup karena dari pengelolanya. Misalnya Museum Perjuangan milik TNI, sudah ada aturannya. Kemudian Benteng Vredeburg dikelola oleh pisat juga sudah ada suratnya,” jelasnya.

Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta mencatat ada 19 destinasi wisata di Kota Yogyakarta. Sebanyak 15 di antaranya ditutup sementara seperti belasan museum, kebun binatang, hingga Taman Pintar.

Namun, masih ada beberapa destinasi yang buka, seperti Keraton Yogyakarta, Museum Kereta, Tamansari, dan Museum Sonobudoyo.

Tempat wisata yang masih dibuka ini pun wajib menyediakan tempat cuci tangan, melakukan pengecekan suhu tubuh, dan penyemprotan disinfektan.

“Dari pantauan kita sudah melaksanakan protocol tersebut. Pembatasan jarak juga dilaksanakan. Lagipula, sedikit wisatawan yang masih datang saat kondisi seperti ini,” ungkapnya.

Gedung Oval Taman Pintar Yogyakarta
Gedung Oval Taman Pintar Yogyakarta (https://tamanpintar.co.id)

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Taman Pintar, Afia Rosdiana menambahkan, Taman Pintar tutup sementara sejak 2 April lalu.

Hal yang menjadi pertimbangan yakni jumlah pengunjung yang sedikit. Penutupan Taman Pintar ini juga untuk mendukung kebijakan physical distancing.

“Pengunjung hanya sekitar 2 sampai 8 orang saja. Bahkan 26 Maret sampai 1 April sudah tidak ada pengunjung yang ke Taman Pintar,” paparnya.

“Walaupun tutup sementara, kami tetap melakukan layanan literasi melalui Instagram, dengan upload konten secara berkala,” sambungnya.

Perawatan benda koleksi juga tetap dilakukan meski tutup sementara. Belum ada kepastian kapan Taman Pintar akan dibuka kembali.(*)

Ikuti kami di
Editor: Amalia Nurul F
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved