Destinasi

Mengenal Bapak Pendidikan Nasional Ki Hadjar Dewantara dari Museum Dewantara Kirti Griya

Salah satu spot wisata sejarah dan edukasi di Jogja yang layak dikunjungi adalah Museum Dewantara Kirti Griya.

Editor: Susilo Wahid Nugroho
Tribun Jogja / Yudha Kristiawan
Pintu masuk Museum Dewantara Kirti Griya. 

Museum ini diresmikan 2 Mei 1970, tepat 11 tahun setelah wafatnya Ki Hadjar Dewantara.

Bangunan museum sejatinya adalah perwujudan wasiat Ki Hadjar Dewantara sebelum meninggal dunia.

"90 persen koleksi di museum ini adalah barang asli yang digunakan Ki Hadjar Dewantara saat merintis perguruan Taman Siswa," kata Tri.

Koleksi benda benda bersejarah milik Ki Hadjar Dewantara dan keluarga ditempatkan di enam ruangan.

Tempat tidur Ki Hajar Dewantara koleksi Museum Dewantara Kirti Griya.
Tempat tidur Ki Hajar Dewantara koleksi Museum Dewantara Kirti Griya. (Tribun Jogja / Yudha Kristiawan)

Ruang pertama diberi tema Ki Hadjar Dewantara aktivis anti kolonial yang berisi kamar tidur khusus Ki Hadjar Dewantara.

Meskipun disebut ruang tidur khusus, ruangan ini sejatinya difungsikan sebagai ruang kerja oleh pahlawan nasional berjuluk Bapak Pendidikan ini.

"Ki Hadjar Dewantara menggunakan ruangan ini untuk mengetik. Beliau tak mau mengganggu istirahat istri dan anak anaknya ketika tengah bekerja di malam hari," terang Tri.

Di ruangan ini pengunjung bisa melihat langsung ranjang tidur yang digunakan Ki Hadjar Dewantara.

Mesin Ketik milik Ki Hajar Dewantara koleksi Museum Dewantara Kirti Griya.
Mesin Ketik milik Ki Hajar Dewantara koleksi Museum Dewantara Kirti Griya. (Tribun Jogja / Yudha Kristiawan)

Sekaligus, mesin ketik yang digunakan untuk menuangkan banyak gagasan soal pendidikan untuk rakyat Indonesia melalui perguruan Taman Siswa.

Ruangan selanjutnya adalah ruang keluarga berisi ranjang tidur dan beberapa foto yang dipajang.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved