Destinasi

Hutan Bambu di Hutan Wanagama Gunung Kidul Digadang Jadi Spot Wisata Bertema 'Eco Tourism'

Hutan Bambu di Kawasan Hutan Wanagama, Playen, Gunung Kidul digadang menjadi spot wisata bertema 'eco tourism’.

www.ugm.ac.id
Tanaman bambu di Hutan Wanagama. 

TRIBUNTRAVEL.COM – Hutan Bambu di Kawasan Hutan Wanagama, Playen, Gunung Kidul digadang menjadi spot wisata bertema ‘eco tourism’.

Konsep ini mengedepankan pengembangan kawasan wisata yang berwawasan lingkungan.

Di dalamnya, terdapat unsur edukasi, konservasi alam dan pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal.

Pengembangan hutan bambu sebagai ‘eco tourism’ ini disampaikan oleh Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi.

“Perlu kerjasama lebih lanjut agar bisa dikembangkan menjadi eco-tourism," kata Immawan.

Disampaikan Immawan, hutan bambu bisa menjadi alternatif tujuan wisata di Gunungkidul terutama bagi pelajar.

Ini karena selama ini wisatawan lebih memilih pantai-pantai yang ada di Gunungkidul.

Padahal masih banyak pilihan wisata jenis lainnya di Gunung Kidul yang tak kalah menarik.

Rektor UGM Panut Mulyono didampingi Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi saat menanam bibit bambu di KHTK Wanagama, Kamis (04/03/2020)
Rektor UGM Panut Mulyono didampingi Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi saat menanam bibit bambu di KHTK Wanagama, Kamis (04/03/2020) (TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando)

Selain Immawan, hadir pula sejumlah pejabat dan tokoh penting di DIY saat peresmian pembangunan hutan bambu.

Diantaranya Rektor UGM Panut Mulyono dan Manajer PT Taspen Cabang Yogyakarta Iwan Junaidi.

Iwan menyampaikan kerjasama dengan UGM ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan alias CSR PT Taspen.

Pihaknya menghibahkan bantuan dana sebesar Rp 290,5 juta untuk hutan bambu tersebut.

"Sebagai bagian dari Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Taspen, kami juga ingin berperan menjaga kelestarian alam berkelanjutan," papar Iwan.

Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerjasama Fakultas Kehutanan UGM Muh. Ali Imron juga hadir dalam momen kali ini.

Ia, menyampaikan bahwa bambu merupakan tanaman dengan banyak manfaat.

"Tanaman bambu tak hanya memiliki manfaat secara ekologis, tetapi juga ekonomis," kata Ali.

Penanaman bambu ini merupakan bagian tujuan dibangunnya Wanagama, yaitu sebagai pusat restorasi dan rehabilitasi lahan.

Hutan Wanagama sendiri berawal dari lahan gersang yang mulai dikembangkan pada era 1960-an.

Peresmian hutan bambu ini ditandai dengan penanaman bibit bambu secara simbolis oleh pejabat yang hadir. (Tribun Jogja/Alexander Ermando)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved