Bandara YIA

Menuju Bandara YIA Disediakan Minibus dengan Tarif Rp 25 ribu

Pemerintah pusat menyediakan layanan transportasi guna memperlancar akses dari dan menuju Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).

Menuju Bandara YIA Disediakan Minibus dengan Tarif Rp 25 ribu
Tribun Jogja / Susilo Wahid
Area ruang tunggu penumpang di lantai tiga Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo. 

TRIBUNJOGJATRAVEL.COM – Pemerintah pusat terus melakukan upaya supporting guna memperlancar akses dari dan menuju Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).

Terbaru, pihak Dirjen Perhubungan Darat RI resmi meluncurkan Layanan Angkutan Antarmoda YIA pada tengah pekan lalu.

Layanan angkutan dari dan menuju YIA ini berupa kendaraan minibus yang mampu mengangkut 10 hingga 16 penumpang.

Peluncuran layanan transportasi darat menuju YIA ini terwujud atas kerjasama Dirjen Perhubungan Darat RI dengan Perum DAMRI.

“Sementara ini masih bersifat soft launching. Layanan ini resmi aktif pada pertengahan Februari mendatang,” kata Budi Setiyadi selaku Dirjen Perhubungan Darat RI.

Nantinya, layanan angkutan ini akan melayani 2 rute dari Sleman dan 3 rute dari Candi Borobudur.

Menurut Budi, rute menuju Borobudur merupakan bagian dari program pemerintah RI sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Termasuk DIY sebagai salah satu destinasi wisata di Indonesia.

Sleman City Hall (SCH) menjadi salah satu titik awal rute pertama menuju YIA, di mana akan melewati Komplek Pemkab Sleman dan Terminal Jombor.

Sebaliknya, dari YIA kendaraan akan melewati Ambarketawang, Wirobrajan, Universitas Gadjah Mada, dan berakhir di Jalan Affandi atau Gejayan.

Dirut Perum DAMRI, Setia Miletia Moemin menjelaskan operasional kendaraan akan disubsidi oleh pemerintah pusat selama setahun.

Total biaya subsidi yang diberikan untuk layanan transportasi ini sebesar Rp 9 miliar.

"Karena disubsidi tarifnya dikenakan sebesar Rp 25 ribu per orang untuk satu perjalanan. Sedangkan untuk tarif normalnya sebesar Rp 70 ribu," jelas Setia.

Budi mengatakan nantinya waktu operasional angkutan antarmoda tersebut akan dimulai dari pukul 03.00 WIB dini hari dan berakhir pukul 21.00 WIB.

"Kami juga pastikan jarak tunggu antar kendaraan di kisaran 20-30 menit saja," kata Budi. (Alexander Ermando)

Ikuti kami di
Editor: Susilo Wahid Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved