Malioboro

Maret 2020, Kawasan Malioboro Bebas Asap Rokok

Malioboro sebagai salah satu ikon pariwisata Kota Jogja dan DIY akan dibuat menjadi kawasan bebas asap rokok.

Tribun Jogja / Hasan Sakri Ghozali
Suasana Kawasan Malioboro di Jogja. 

TRIBUNTRAVEL.COMMalioboro sebagai salah satu ikon pariwisata Kota Jogja dan DIY akan dibuat menjadi kawasan bebas asap rokok.

Saat ini, berbagai persiapan dan sosialisasi sedang dilakukan sebelum sistem ini diterapkan pada Maret 2020 mendatang.

Penerapan kawasan bebas asap merokok di Malioboro ini sesuai dengan amanat Perda nomor 2 Tahun 2017 tentang Kawasan Tanpa Rokok.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Yogya, Eni Dwiniarsih mengatakan, pada area pedestrian Malioboro nantinya juga tidak diperbolehkan adanya asbak rokok.

Maka itu, pihaknya akan bekerjasama dengan sejumlah pihak untuk menyediakan tempat khusus merokok (TKM).

TKM itu rencananya akan dibuat berupa bilik yang dibangun di sekitar area mall, hotel, ataupun pusat perbelanjaan lainnya.

“Kami akan melakukan survei terlebih dahulu berapa TKM yang akan dibangun.  Mestinya harus ada baik di sisi timur maupun di barat," Eni.

Rencana awal, sedikitnya ada tiga sampai empat TKM yang akan dibangun di kawasan Malioboro.

Yang pasti, TKM itu nantinya tidak dibangun di area pedestrian.

Selain menganggu lajur pejalan kaki, hal itu merupakan instruksi dari Pemda DIY.

Selain aktivitas merokok yang tidak diperbolehkan, sejumlah hal yang berkaitan dengan iklan rokok juga ikut dilarang.

Namun, bagi pedagang kaki lima yang kerap menjajakan rokok di kawasan itu tetap diperbolehkan.

"Pedagang asongan itu pengecualian. Yang lainnya tidak boleh," imbuhnya. (Yosef Leon Pinsker)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved