Kuliner

Pindah Tempat Jualan, Tahu Gimbal Dilla di Jogja Masih Diburu Pembeli

Jika kamu sedang berada di Jogja dan tiba-tiba ingin menyantap tahu gimbal khas Semarang tak perlu khawatir karena ada tahu gimbal enak di Jogja.

Tribun Jogja / Susilo Wahid
Tahu Gimbal Dilla. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Tahu gimbal menjadi salah satu kuliner khas Kota Semarang yang memiliki banyak penggemar. 

Satu porsi tahu gimbal pada umumnya berisi tahu goreng, bakwan udang (gimbal), ketupat, telur mata sapi, irisan kobis dan tauge. 

Siraman sambel kacang membuat tahu gimbal ini terasa begitu nikmat dan banyak diburu orang. 

Jika kamu sedang berada di Jogja dan tiba-tiba ingin menyantap tahu gimbal khas Semarang tak perlu khawatir. 

Karena di Jogja, ada beberapa penjual tahu gimbal yang juga tak kalah nikmat. 

Lokasi baru Tahu Gimbal Dila.
Lokasi baru Tahu Gimbal Dilla. (Tribun Jogja / Susilo Wahid)

Salah satunya tahu gimbal buatan Pak Iswadi yang populer disebut sebagai Tahu Gimbal Dilla. 

Warung tahu gimbal satu ini berada di Jogja bagian selatan. 

Tepatnya di Jl Parangtritis Km. 7, Bangi, Timbulharjo, Sewon, Bantul. 

Dulunya, Tahu Gimbal Dilla dijual Pak Iswadi menggunakan gerobak dan mangkal di depan SMP N 1 Sewon. 

Tapi sejak Agustus 2018, Tahu Gimbal Dilla pindah di seberang Masjid Baitussalam. 

Lokasi baru ini tak jauh dari tempat lama, hanya beberapa meter saja ke arah utara. 

Tahu Gimbal Dila.
Tahu Gimbal Dilla. (Tribun Jogja / Susilo Wahid)

Jika dulu Pak Iswadi berjualan ala kaki lima, di tempat baru ini dia mengontrak sebuah ruko sederhana masih dengan gerobaknya. 

“Dulu pindah karena pagar puskesmas dekat saya jualan diperbaiki, karena itu saya sempat tutup lama, makanya saya kontrak ruko saja,” kata Pak Iswadi belum lama ini. 

Mencicipi tahu gimbal buatan Pak Iswadi di tempat baru ini nyaris tak ada yang berubah. 

Cita rasa tahu gimbal khas Semarang masih terjaga dengan baik. 

Bakwan udang untuk bahan Tahu Gimbal.
Bakwan udang untuk bahan Tahu Gimbal. (Tribun Jogja / Susilo Wahid)

Gimbal atau bakwan udang buatan Pak Iswadi juga sama nikmatnya. 

Udang yang jadi campuran bakwan ini berukuran sedang dan digoreng saat masih segar.

Karena selalu digoreng ulang saat hendak disajikan, gimbal terasa krispi saat digigit. 

Begitu pula bumbu kacang dengan cita rasa manis yang pas. 

Keahlian Pak Iswadi meracik bumbu tahu gimbal ini berasal dari ibunya yang lebih dulu berjualan tahu gimbal.

Pak Iswadi sedang meracik tahu gimbal.
Pak Iswadi sedang meracik tahu gimbal. (Tribun Jogja / Susilo Wahid)

Jika ingin pedas, pengunjung bisa meminta Pak Iswadi membuatkan sesuai keinginan. 

“Alhamdulillah setelah pindah pelanggan saya masih setia. Rata-rata sehari bisa membuat 150 porsi tahu gimbal,” kata pria asal Klaten, Jawa Tengah tersebut. 

Untuk harga, Pak Iswadi mematok satu porsi tahu gimbal buatanya Rp 12 ribu saja. 

Harga yang super terjangkau untuk seporsi tahu gimbal yang membuat perut kamu kenyang. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved