Kuliner

Mencicipi Sop di Jl Parangtritis Langganan Mahasiswa ISI Jogja

Warung sop ayam di Jogja yang buka sejak 1993 yang jadi langganan mahasiswa ISI Jogja ini layak untuk kamu coba.

Tribun Jogja / Susilo Wahid
Sop Jl Parangtritis 

TRIBUNTRAVEL.COM - Beberapa hari terakhir saat sore menjelang petang Jogja sering diguyur hujan yang cukup deras. 

Udara yang biasanya panas pun kini menjadi dingin, bikin nyaman untuk kamu istirahat. 

Tapi saat udara dingin, lapar kerap datang tiba-tiba dan membuat kamu ingin menyantap masakan berkuah. 

Jika udara dingin sedangkan lapar sudah tak tertahan lagi, mungkin kamu bisa bergegas menuju warung sop. 

Satu diantara warung sop yang layak kamu coba ada di Jl Parangtritis 172 A, Mantrijeron, Kota Yogyakarta. 

Jika kamu dari arah selatan, warung sop ini berada di sebelah selatan simpang empat Jogokaryan atau seberang lapangan futsal 4R. 

Warungnya sederhana dan tidak terlalu mencolok, membuat kamu harus jeli jika ingin mencari tempat ini. 

Banyaknya motor terparkir rapih di depan warung sop bisa jadi penanda kamu menemukan tempatnya. 

Buka Sejak 1993

Sop Jl Parangtritis
Sop Jl Parangtritis (Tribun Jogja / Susilo Wahid)

Yuni, pemilik warung mengatakan, ia dan suami, Eko awalnya berjualan nasi rames dan sop mulai sekitar tahun 1993. 

“Sekarang ramesan masih saya sediakan tapi cuma sedikit, yang dari dulu masih banyak peminatnya ya sop,” kata Yuni. 

Menurut Yuni, nyaris tidak ada yang berubah dari masakan sop yang ia dan suami buat. 

Racikan dan bumbunya juga sama, yaitu sop ayam lalu ada pilihan tambahan ceker atau telur. 

Sementara isian sayur dalam kuah terdiri dari kobis, loncang, jagung dan wortel. 

Pedas Lebih Nikmat

Sop Jl Parangtritis
Sop Jl Parangtritis (Tribun Jogja / Susilo Wahid)

Menurut Yuni, sop yang ia buat adalah sop dengan gaya Sumatra yang cenderung sedikit asin. 

Namun tak perlu khawatir, asin kuah sop di warung ini ketika dipadukan dengan nasi menjadi kombinasi yang pas. 

Juga daging ayam serta ceker yang benar-benar empuk. 

“Makin enak kalau sambal agak banyak supaya pedas, lalu ditambah kecap dan cuka sesuai selera, kombinasinya seperti itu,” kata Yuni. 

Langganan Mahasiswa ISI Yogyakarta

Sop Jl Parangtritis
Sop Jl Parangtritis (Tribun Jogja / Susilo Wahid)

Sejak kali pertama buka, Yuni mengaku jika warung sop miliknya kerap kedatangan mahasiswa ISI Yogyakarta. 

Kampus ISI Yogyakarta sendiri memang tidak terlau jauh dari warung sop ini. 

Bisa jadi, karena harganya terbilang ramah untuk para mahasiswa. 

“Tidak tahu ya kenapa banyak mahasiswa ISI, mungkin mereka saling kasih tahu, ada beberapa mahasiswa STTKD (Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan) dan santri Ponpes Krapyak juga yang sering datang ke sini,” kata Yuni. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved