Candi

Candi Selogriyo, Candi Indah di Kaki Gunung Sumbing Magelang

Di kaki Gunung Sumbing, Magelang, Jawa Tengah, berdiri sebuah candi kuno nan amat indah yang telah berusia ratusan tahun.

Tribun Jogja / Rendika Ferri Kurniawan
Keindahan Candi Selogriyo yang terletak di Dusun Campurejo, Desa Kembangkuning, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang. 

"Rehabilitasi kembali dilakukan. Candi dipugar tahun 2018. Tahap pertama pemugaran total dan pemasangan ulang,” kata Edi.

Pemugaran dilanjutkan pada tahun 2019 hingga selesai pada 10 November 2019 lalu dan memakan waktu dua tahun.

Selepas pemugaran terakhir, pengembangan dilakukan di bagian candi.

Bagian taman ditanami bunga untuk mempercantik kompleks candi.

Ada juga dua buah lampu bertenaga surya dipasang pada tahun 2014 lalu.

Di sebelah bawah, gazebo dan taman bermain sedang dibangun.

Diminati Wisatawan Mancanegara

Pengunjung candi banyak dari mancanegara, ada juga wisatawan lokal yang datang berkunjung ke candi.

Selain sebagai situs bersejarah, Candi Selogriyo memang dijadikan obyek wisata, khususnya wisata alam.

Bagaimana tidak, pemandangan alam yang mengelilingi candi teramat indah.

Mulai dari sawah terasering pada awal perjalanan masuk, hingga hutan, bukit dan gunung yang masih hijau dan asri.

"Wisata candi Selogriyo berkarakter alam. Dari karakteristik pemandangan terasering, boleh dikatakan Ubud-nya Magelang,” ujar Miftahudin, Sekretaris Pengelola Wisata Candi Selogriyo.

Sedangkan di kanan dan kiri candi, ada bukit yang menghimpit, serta aliran sungai.

Di Candi Selogriyo juga mengalir sendang yang tak pernah kering meski kemarau.

Candi Selogriyo sendiri sudah sejak lama ada, tetapi pengelolaan wisata baru serius dijajaki pada tahun 2004 lalu.

Dinas Pariwisata dan kecamatan membentuk Kelompok Sadar Wisata yang bertugas mengelola wisata yang ada di Candi Selogriyo.

Sempat vakum beberapa tahun, tahun 2009 Pokdarwis berjalan lagi hingga sekarang.

Harga tiket masuk sendiri untuk domestik dipatok Rp 7 ribu per orang.

Untuk mancanegara dikenakan biaya Rp 25 ribu termasuk asuransi.

Berdasarkan data yang ada, dari bulan Januari hingga September 2019 jumlah total pengunjung sebanyak 4.158 orang terdiri turis domestik 3.102 dan turis mancanegara 1.056 orang.  

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved