Borobudur

Borobudur Higland, Calon Destinasi Wisata Eksotis di Perbatasan Kulon Progo - Purworejo

Sebuah kawasan bernama Borobudur Highland yang berada di wilayah Kabupaten Purworejo digadang bakal menjadi destinasi wisata yang memikat dan berkelas

Tribun Jogja
Spot foto di Borobudur Higland 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sebuah kawasan bernama Borobudur Highland yang berada di wilayah Kabupaten Purworejo digadang bakal menjadi destinasi wisata yang memikat dan berkelas dunia.

Borobudur Highland masih masuk kawasan Bukit Menoreh di perbatasan antara Purworejo, Magelang dan Kulon Progo dengan luasan mencapai 309 hektar yang masuk dalam zona otoritas.

Pemandangan Glamping De Loano dari atas bukit.
Pemandangan Glamping De Loano dari atas bukit. (Tribun Jogja)

Memakai konsep “culture and adventure eco-tourism”, Borobudur Highland yang dikelola oleh Badan Otorita Borobudur (BOB) ini bakal menjadi destinasi wisata berbasis budaya dan petualangan tanpa banyak merubah kontur alam yang ada.

Tak jauh dari Kebun Teh Nglinggo, Samigaluh, Kulon Progo, udara di daerah ini begitu sejuk dan masih banyak ditumbuhi pohon pinus.

"Pohon-pohon di sini akan sebisa mungkin kami jaga supaya tetap lestari. Penebangan dilakukan dengan sangat selektif agar nuansa alami masih terjaga," kata Indah Juanita, Direktur BOB beberapa waktu lalu.

Sesuai konsep eco-tourism yang diusung, Borobudur Highland nantinya akan menjadi tempat wisata berwawasan lingkungan.

Spot foto di Borobudur Higland
Spot foto di Borobudur Higland (Tribun Jogja)

Dengan konsep ini, memungkinkan adanya aktivitas di Borobudur Highland yang tidak hanya menikmati alam namun juga menggugah kesadaran wisatawan untuk menjaga alam itu sendiri.

Sementara itu, unsur budaya dan kearifan akan disisipkan dalam paket wisata di dalamnya seperti eksplorasi kesenian tradisional tari dolalak yang sudah cukup terkenal.

"Di masa yang akan datang, bentuk keterlibatan masyarakat sekitar Borobudur Highland adalah ikut mengelola dan menjadi penampil kesenian tradisional dan warisan kearifan lokal lainnya," kata Indah.

Spot foto di Borobudur Higland
Spot foto di Borobudur Higland (Tribun Jogja)

Sementara satu lagi konsep yang disisipkan adalah "adventure" atau petualangan karena medan di Borobudur Highland ini sangat cocok untuk kegiatan seperti ini.

Salah satunya offroad menggunakan kendaraan 4x4 yang saat sudah mulai dirintis dengan pilihan jalur yang beragam mulai dari ringan, sedang dan berat.

Offroad di kawasan Borobudur Higland
Offroad di kawasan Borobudur Higland (Tribun Jogja)

Wujudkan Destinasi Wisata Berkelas Internasional

Selain wahana wisata alam, kawasan Borobudur Highland nantinya juga akan diisi dengan sejumlah fasilitas yang bisa dikatakan mewah.

Mulai dari Glamping De Loano, yaitu tempat camping namun dengan servis dan pelayanan serta pemandangan alam yang sangat istimewa.

Suasana malam di Glamping De Loano Borobudur Highland
Suasana malam di Glamping De Loano Borobudur Highland (Tribun Jogja)

Hal ini sesuai dengan konsep Glamping atau "Glamour Camping" yang mulai menjadi salah satu bagian dari gaya hidup masyarakat urban.

Selain Glamping De Loano, juga akan dibangun Commercial Area, Eco Lodge dan juga Mice.

Kawasan Borobudur Higland
Kawasan Borobudur Higland (Tribun Jogja)

Guna mendukung pelayanan publik, akan dibangun restoran, cafe, SPBU, pusat cinderamata, kuliner tradisional, money charger, travel agent dan penyediaan transportasi umum.

"Konsepnya memang high class dan seluruh fasilitas yang ada memang berstandar internasional," kata Indah.

Meski konsep mewah diambil, Indah menjamin masyarakat sekitar akan dilibatkan secara aktif dalam pengelolaan Borobudur Highland.

"Kita akan libatkan masyarakat sekitar dalam pengelolaan Borobudur Highland tentunya sesuai kompetensi yang dimiliki," kata Indah. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved